tolong ingatkan aku bagaimana rasanya bahagia...
karna yang kungat adalah hampa...
tolong ingatkan aku bagaimana rasanya jatuh cinta...
karna yang kuingat hanyalah duka...
tolong ingatkan aku bagaimana rasanya menjadi kuat....
karna aku semakin berkarat...
tolong ingatkan aku bagaimana caranya tertawa lepas...
karna aku sangat susah bahkan untuk tersenyum puas...
mungkin benar ini semua masa dimana
ini titik terendah sepanjang hidupku...
dan dimana aku harus kuat berjalan sendirian...
menguatkan & menyemangati diriku sendiri...
tanpamu,,,,tanpa siapapun...
karna yang kutahu sekarang..
aku hanya punya Tuhan sebagai penguatku...
By : miss. mimimoise...
" my other one alter ego that always whisspering delusion & redemption "
Kamis, 19 April 2012
Keping - Bagaimana Cara Menuliskan Rindu
1.
Ketika kamu mencoba sekuat tenaga untuk berhenti mencintai, tapi lalu melihat senyumnya, dan menyadari kalau ternyata hatimu rapuh sekali.
2.
Kita nanti akan saling merindukan setiap perbincangan kita. Bedanya, rindumu akan ditambah dengan rindu kepada detail perhatianku.
3.
Jatuh cintanya menyenangkan, memendam perasaannya tidak.
4.
Kalau kamu terus mengira setiap orang akan semenyenangkan yang kamu inginkan, kamu akan mendapat banyak sekali kecewa.
5.
Waktunya selalu cukup dan selalu ada. Mungkin kitanya yang mencari alasan.
6.
Bagaimana cara menuliskan aku rindu tanpa benar-benar kelihatan kalau aku mengharapkan kamu mengalami yang sama denganku?
7.
Kita sudah dewasa, tapi masih seperti anak kecil yang berusaha membohongi perasaan kita seolah-olah itu ada gunanya.
8.
Sudah semestinya kamu melepaskan, kalau memang dia tidak ingin dipertahankan.
source : http://www.namarappuccino.com/2012/04/keping-bagaimana-cara-menuliskan-rindu.html
Ketika kamu mencoba sekuat tenaga untuk berhenti mencintai, tapi lalu melihat senyumnya, dan menyadari kalau ternyata hatimu rapuh sekali.
2.
Kita nanti akan saling merindukan setiap perbincangan kita. Bedanya, rindumu akan ditambah dengan rindu kepada detail perhatianku.
3.
Jatuh cintanya menyenangkan, memendam perasaannya tidak.
4.
Kalau kamu terus mengira setiap orang akan semenyenangkan yang kamu inginkan, kamu akan mendapat banyak sekali kecewa.
5.
Waktunya selalu cukup dan selalu ada. Mungkin kitanya yang mencari alasan.
6.
Bagaimana cara menuliskan aku rindu tanpa benar-benar kelihatan kalau aku mengharapkan kamu mengalami yang sama denganku?
7.
Kita sudah dewasa, tapi masih seperti anak kecil yang berusaha membohongi perasaan kita seolah-olah itu ada gunanya.
8.
Sudah semestinya kamu melepaskan, kalau memang dia tidak ingin dipertahankan.
source : http://www.namarappuccino.com/2012/04/keping-bagaimana-cara-menuliskan-rindu.html
Keping - Sudah Nyaris Saja Lupa
1.
Kalau aku diberi kesempatan untuk mencintaimu sekali lagi, aku akan melakukannya dengan benar kali ini.
2.
Kamu pasti tidak tahu beratnya belajar mencintai orang lain sementara aku tak bisa berhenti memikirkanmu.
3.
Beberapa orang ditakdirkan untuk bertemu, mengenal dan jatuh cinta. Tapi tak pernah bisa mengatakannya.
4.
Aku sudah nyaris saja berhasil untuk lupa, sampai kemudian kamu menyapa.
5.
Di saat aku berusaha mempertahankan kita ketika kamu berusaha membubarkannya, itu bukan kebodohan. Itu namanya jatuh cinta.
6.
Nanti, ketika kamu merasa dia tidak bisa memperhatikanmu seperti aku mencintaimu, kamu akan sangat merindukanku.
7.
Kalau kamu suatu hari sesekali mengingatku, yang harus kamu tahu adalah aku pernah setiap hari melakukan itu.
8.
Aku bisa mengingatmu nyaris sempurna.
Aku tidak yakin kamu bisa mengingatku dengan sama baiknya.
source :
http://www.namarappuccino.com/2012/04/keping-sudah-nyaris-saja-lupa.html
2.
Kamu pasti tidak tahu beratnya belajar mencintai orang lain sementara aku tak bisa berhenti memikirkanmu.
3.
Beberapa orang ditakdirkan untuk bertemu, mengenal dan jatuh cinta. Tapi tak pernah bisa mengatakannya.
4.
Aku sudah nyaris saja berhasil untuk lupa, sampai kemudian kamu menyapa.
5.
Di saat aku berusaha mempertahankan kita ketika kamu berusaha membubarkannya, itu bukan kebodohan. Itu namanya jatuh cinta.
6.
Nanti, ketika kamu merasa dia tidak bisa memperhatikanmu seperti aku mencintaimu, kamu akan sangat merindukanku.
7.
Kalau kamu suatu hari sesekali mengingatku, yang harus kamu tahu adalah aku pernah setiap hari melakukan itu.
8.
Aku bisa mengingatmu nyaris sempurna.
Aku tidak yakin kamu bisa mengingatku dengan sama baiknya.
Sang petangguh
Entah kenapa tiba tiba saya ingin sekali menulis blog…
Seperti banyak sekali yang ingin saya tuangkan melalui percikan kata..
Walau saya tahu saya bukan penulis yang baik, namun ada masa di mana apa yang tertumpuk di kepala dan hati lebih baik dicurahkan melalui tulisan…
Tulisan ini saya ilhami dari teman saya, teman yang walau baru kenal beberapa waktu namun kebersamaan kami sudah seperti keluarga yang kenal bertahun tahun…
Trima kasih kamu..yang sudah berjasa menjadi jembatan penghubung perkenalan saya dengan mereka..teman yang sesungguhnya teman…Dan Tuhan yang sudah perlahan menjawab doa saya tiap malam ..:)
Ada sepasang suami istri yang saling mencintai…
Keduanya adalah teman saya..saya sudah menganggap mereka seperti kakak saya sendiri…
Saya sangat menyukai keharmonisan dan kehangatan mereka..
Yang menjadi salah satu bumbu bumbu keintiman mereka…
Terkadang saya menjadi sangat iri sekali dibuatnya…
Namun dibalik itu semua, terselip dilemma…
Sang wanita yang saya ketahui mempunyai kehidupan yang bisa dibilang rumit dan penuh dengan cobaan…
Saya bisa bilang dia adalah seorang “ wanita petangguh “ berapa banyak orang yang sanggup diberikan cobaan beruntun seperti itu…saya pun rasanya seperti tidak sanggup..
Namun..setangguh apapun orang pasti ada dimana dia tidak akan sanggup selamanya bertahan…
ibarat luka dihempas..luka yang belum sembuh datang lagi disayat sayat dengan perihnya…
Tentang mereka berdua yang menjadi sedemikian rupa..
menjadi semakin dingin...
sang wanita tidak bisa berkata apa apa...
hanya bisa menangis sejadi jadinya... :(
dia sudah di ambang batas kesabarannya
padahal baru saja sang wanita tengah mengandung anak mereka...
ketangguhannya sudah di ambang batas...
dan saya sebagai teman miris melihatnya...
doa saya tuhan jangan pisahkan mereka...
semoga mereka bisa melewati masa transisi ini...
Seperti banyak sekali yang ingin saya tuangkan melalui percikan kata..
Walau saya tahu saya bukan penulis yang baik, namun ada masa di mana apa yang tertumpuk di kepala dan hati lebih baik dicurahkan melalui tulisan…
Tulisan ini saya ilhami dari teman saya, teman yang walau baru kenal beberapa waktu namun kebersamaan kami sudah seperti keluarga yang kenal bertahun tahun…
Trima kasih kamu..yang sudah berjasa menjadi jembatan penghubung perkenalan saya dengan mereka..teman yang sesungguhnya teman…Dan Tuhan yang sudah perlahan menjawab doa saya tiap malam ..:)
Ada sepasang suami istri yang saling mencintai…
Keduanya adalah teman saya..saya sudah menganggap mereka seperti kakak saya sendiri…
Saya sangat menyukai keharmonisan dan kehangatan mereka..
Yang menjadi salah satu bumbu bumbu keintiman mereka…
Terkadang saya menjadi sangat iri sekali dibuatnya…
Namun dibalik itu semua, terselip dilemma…
Sang wanita yang saya ketahui mempunyai kehidupan yang bisa dibilang rumit dan penuh dengan cobaan…
Saya bisa bilang dia adalah seorang “ wanita petangguh “ berapa banyak orang yang sanggup diberikan cobaan beruntun seperti itu…saya pun rasanya seperti tidak sanggup..
Namun..setangguh apapun orang pasti ada dimana dia tidak akan sanggup selamanya bertahan…
ibarat luka dihempas..luka yang belum sembuh datang lagi disayat sayat dengan perihnya…
Sehingga terjadi akumulasi penumpukan dalam psikologisnya yang menyebabkan dia mempunyai some kind of “ Histeria Disease “
Dan lagi dia tetaplah seorang wanita…
Setangguh tangguhnya dia..tetap membutuhkan sesosok pria
yang bisa mengayomi dan memberikan dia kekuatan…
Namun sayangnya hal tersebut tidak bisa dia dapatkan dari
sosok pria yang mendampinginnya ….
Sementara sang pria masih terlalu bingung..atau entah apalah
saya juga bingung menyebutnya apa…
Mungkin “ Awareness “ nya kurang sama hal ini..
Sehingga terjadilah cekcok yang menjadi bom waktu yang perlahan
namun bisa membunuh dengan kejam,..
Dan pada malam ini saya menjadi saksi salah satu momen yang
entah bisa dibilang klimaks atau apalah.,.
Tentang mereka berdua yang menjadi sedemikian rupa..
menjadi semakin dingin...
sang wanita tidak bisa berkata apa apa...
hanya bisa menangis sejadi jadinya... :(
dia sudah di ambang batas kesabarannya
padahal baru saja sang wanita tengah mengandung anak mereka...
ketangguhannya sudah di ambang batas...
dan saya sebagai teman miris melihatnya...
doa saya tuhan jangan pisahkan mereka...
semoga mereka bisa melewati masa transisi ini...
Keping - Kalau Tidak Menyembuhkan, Mungkin bisa Menghangatkan
1.
Aku bisa memiliki satu dua alasan untuk menjauhimu, tapi aku selalu mencari seribu lagi alasan untuk tetap mencintaimu.
2.
Seringkali terjadi, sebenarnya aku tidak sedang mengenangmu. Tapi lalu hujan yang membawamu ke ingatanku.
3.
Yang menertawakan mimpimu sekarang ini, adalah orang yang sama yang akan mengagumi nanti.
4.
Satu-satunya tipuan sulap terbaikku adalah ketika aku bisa mengimajinasikan bahwa akulah yang selalu menyambutmu ketika pulang.
5.
Segelap dan sedingin apa pun malam, pagi akan selalu datang lagi. Seperti itu juga kebahagiaan.
6.
I'm just an ordinary human, dear. In front of you, I always try to be great, but sometime again I can also fall and need you to hold on.
7.
Lukamu itu, aku akan membalutnya dengan pelukan paling nyaman yang bisa kusiapkan. Kalau tidak menyembuhkan, mungkin bisa menghangatkan.
8.
Akan selalu ada seseorang yang datang kepada seseorang lainnya, dan mengajak meninggalkan masa lalunya.
Source : Namarappucino.com
:')
Aku bisa memiliki satu dua alasan untuk menjauhimu, tapi aku selalu mencari seribu lagi alasan untuk tetap mencintaimu.
2.
Seringkali terjadi, sebenarnya aku tidak sedang mengenangmu. Tapi lalu hujan yang membawamu ke ingatanku.
3.
Yang menertawakan mimpimu sekarang ini, adalah orang yang sama yang akan mengagumi nanti.
4.
Satu-satunya tipuan sulap terbaikku adalah ketika aku bisa mengimajinasikan bahwa akulah yang selalu menyambutmu ketika pulang.
5.
Segelap dan sedingin apa pun malam, pagi akan selalu datang lagi. Seperti itu juga kebahagiaan.
6.
I'm just an ordinary human, dear. In front of you, I always try to be great, but sometime again I can also fall and need you to hold on.
7.
Lukamu itu, aku akan membalutnya dengan pelukan paling nyaman yang bisa kusiapkan. Kalau tidak menyembuhkan, mungkin bisa menghangatkan.
8.
Akan selalu ada seseorang yang datang kepada seseorang lainnya, dan mengajak meninggalkan masa lalunya.
Source : Namarappucino.com
:')
Keping - Dulu Semenyenangkan Itu
1.
Berita baiknya, aku memperhatikanmu. Berita buruknya, aku tidak tahu sampai kapan bisa menghentikan itu.
2.
Mungkin, jika rindu bisa mengatakannya sendiri, aku pasti malu. Karena entah berapa ratus kali dia akan mengatakannya kepadamu.
3.
Setiap orang pasti punya sesuatu yang dia sembunyikan. Yang kusembunyikan adalah aku merindukan berbagi cerita denganmu.
Kalau kamu?
4.
Aku pernah menjadi tujuan pertama cerita-ceritamu. Dulu. Dulu semenyenangkan itu.
5.
Sebentar saja, aku ingin memandangimu berlama-lama. Siapa tahu nantinya tak ada kesempatan kedua.
6.
Melepaskanmu adalah bukti bahwa aku lebih mencintai hatiku daripada mencintaimu.
Aku sedang menyelamatkan hatiku untuk luka yang lebih jauh.
7.
Menunggu tidak membuatmu lebih dekat kepada yang kamu inginkan.
8.
If anyone ask me what is the most moment I'd like to remember forever? I would say, when I had your first 'hello'.
Can I have your 'hello' again this time?
Source : namarappucino.com
:')
Berita baiknya, aku memperhatikanmu. Berita buruknya, aku tidak tahu sampai kapan bisa menghentikan itu.
2.
Mungkin, jika rindu bisa mengatakannya sendiri, aku pasti malu. Karena entah berapa ratus kali dia akan mengatakannya kepadamu.
3.
Setiap orang pasti punya sesuatu yang dia sembunyikan. Yang kusembunyikan adalah aku merindukan berbagi cerita denganmu.
Kalau kamu?
4.
Aku pernah menjadi tujuan pertama cerita-ceritamu. Dulu. Dulu semenyenangkan itu.
5.
Sebentar saja, aku ingin memandangimu berlama-lama. Siapa tahu nantinya tak ada kesempatan kedua.
6.
Melepaskanmu adalah bukti bahwa aku lebih mencintai hatiku daripada mencintaimu.
Aku sedang menyelamatkan hatiku untuk luka yang lebih jauh.
7.
Menunggu tidak membuatmu lebih dekat kepada yang kamu inginkan.
8.
If anyone ask me what is the most moment I'd like to remember forever? I would say, when I had your first 'hello'.
Can I have your 'hello' again this time?
Source : namarappucino.com
:')
Langganan:
Postingan (Atom)

