Selasa, 04 Oktober 2011

Terima kasih sudah membuatku setegar ini…


Pertemuanku denganmu setahun yang lalu tak pernah dirasa bakal begitu….
Saat itu aku masih anak anak..yaa..kuakui saja…fikiran dan tindakanku pun masih mengedepankan egois dan nafsu semata~-- tapi itu semata pengecualian semenjak bertemu denganmu…
Aku masih menghabiskan waktu dengan teman temanku..dan juga menjalin kisah kasih yang bisa dibilang masih cinta monyet..tak pernah seserius ini..sebelum bertemu denganmu…
Aku kenal kau dari seorang temanku…kaupun terlihat mulai mendekatiku,..kupikir ini semua Cuma pendekatan sebagai seorang teman biasa…mengingat jarak umur yang terbentang di antara kita yang cukup jauh..10 tahun, kau lebih cocok menjadi kakakku…

Kamu datang mendekatiku..memahamiku,,,pelan pelan mengambil hatiku..dan bisa sangat menempatkan diri untuk menyesuaikanku..memanjakanku…seperti aku tidak sedang menjalin hubungan dengan pria berumur..kita selalu sharing dan bertukar pikiran setiap malam..menyatukan visi dan misi kita,..sampai pada saat dimana aku tahu bahwa kecocokan kita yang nyaris 100 % ini dipisahkan sangat dengan jurang,,jurang pemisah dimana ada perbedaan dalam penyebutan Sang Maha Kuasa---

Aku benci sekaligus sangat menyukai film Cin(T)A karna kisah film itu pun mengingatkanku akan kisah kita..aku tak pernah menyangka akan terjebak dalam peliknya lagi romansa cinta…

Dan tak pernah sekalipun hatiku tidak berdenyut sengit, merintih perih saat aku mengingat pernyataan bahwa : “ Anisa dan cina saling menyayangi, tapi mereka tidak bisa bersatu , karna mereka menyebut Tuhan dengan cara yang berbeda.. “

Selalu air mata itu turun dari wajahku walau Cuma serintik..atau bias mataku yang berkaca kaca mengingat itu..
Kuakui hubunganku denganmu memang tidak berlangsung lama…ya..percuma pun dilanjutkan karna kita berdua menyadari jurang ini terlalu curam—dan kita berdua sendiri tidak sanggup membangun jembatan untuk menyatukannya..

Dan saat kusadari kebodohan dan ketololanku ini..aku sudah terjebak dalam sekali..kamu sudah berhasil membuatku sangat jatuh cinta denganmu..rasa empatiku yang besar dengan masa lalumu yang pahit getir itu dan keyakinanku padaku sebagai pengganti darinya serta yang pernah kau lakukan untukku,,membuatku nyaris gila---

Gila karna cintamu --- seketika kau mengilang tanpa jejak, kabar…seperti memutuskan tali silahturahmi denganku..padahal sebelumnya kita baik baik saja…aku kebingungan..seperti hilang arah..tak pernah aku merasakan kegetiran seperti ini..aku mencoba untuk mengontakmu namun susah sekali..dan pada saat hari ultahmu pun rela ku menunggu memutus jarak menyebrangi selat untuk bisa bersamamu..namun kau tak kunjung datang..kau hanya beralaskan janji janji manismu untuk mengunjungiku disini di kota kembang ini..seperti orang bodoh..tapi bayanganpun tak kunjung hadir..

Perlahan kusadari mungkin awalnya kau sibuk dengan pekerjaanmu tapi janjimu tak kunjung tepati  juga..sempat terlintas untuk mencari penggantimu..berkencan dengan lelaki lain seperti pada saat sebelum bertemu denganmu..tapi aku tak bisa..

Dan akhirnya pada saat aku mendapati mimpiku pertanda bahwa kau memang benar benar menginggalkanku..aku masih menolaknya..tapi kenyataan pahit harus kudapati..kudengar kabar dari rekan kerjamu bahwa kamu sudah mempunyai kekasih lain..yang kelak akan menikah..kabar itu kudengar saat aku tengah bersenang senang berlibur di solo..saat itu bukan hanya tangisan yang berurai deras sampai sesak nafas kudapat..sakit kepala pusing rasanya hampir mau pingsan..sontak aku berlari ke tengah halaman hotel saat adzhan magrib…menangis layaknya orang gila di atas ayunan…batinku menjerit kenapa kamu setega itu padaku…?!?!?

Kamu khianati dan bohongi seorang gadis kecil yang tidak tahu apa apa ini..?!?!? jadi inikah perbuatan balas dendam yang kau toreh dari luka masa lalumu?!?!?! Aku bisa dibilang nyaris gila..malam sunyi kuhabiskan di kota solo dengan berjalan di keheningan malam tak karuan..sampe pada saat kepulanganku ke kota kembang tidak berhenti 9 jam aku menangis di atas kereta..bahkan saat kereta berhenti di yogya,,aku melihat yogya yang bewarna monokrom.,.penuh dengan debu merapi November 2010 itu..aku hanya menatap kosong dari celah jendela..melamun membuat guratan patah hati. “Atmosfir yogya ini sekelam hatiku “ lirihku

Sesampainya aku di kota kembang aku langsung mengamuk..puncak emosiku membludak..aku banting banting barang layaknya orang gila..tissue & rokok pun sudah tidak terhitung banyaknya kuhabiskan demi bisa mengusir sedikit kegamanganku,,,tapi tidak bisa..seketika seperti mendapat hidayah aku dibisikkan untuk mendekatkan diri pada Tuhanku..pecah tangisku di atas sajadah itu..basah membanjiri seluruhnya..aku bersujud tak karuan memohon agar cepat usir getir sakit ini..tolong kuatkan aku,,

Tapi ikhlas itu susah..aku masih dihantui rasa penasaran itu..aku selidiki siapa wanita beruntung itu..oh,,dia ternyata seumuranmu..awalnya perkataanku masih mencibir tidak karuan terbawa emosi,.,tapi pada akhirnya aku mengerti..dia memang wanita baik dan layak bersanding denganmu…Yang tadinya aku marah perlahan aku mencoba mengiklashkannya dan tersenyum..

Kucoba melalui hari hari sepiku ini tanpamu..mencoba membiasakan..namun kupilih untuk kembali  dingin seperti sedia kala..,mengingat di otakku terlalu banyak sekali kenangan pahit yang dirasa..dan otakku nyaris tidak bisa berfikir normal..Ucapku dalam hati : “ sumpah, aku tidak ingin orang lain merasakan apa yang aku rasakan..sakit yang kurasakan..cukup aku saja..jangan sampai rantai ini berlanjut…biar aku saja yang memutuskannya…apalagi sampai menyakiti seorang yang kucintai..”

Tapi setahun setelah kejadian itu berlalu..aku tersenyum bijak dan berkata : “ Terima kasih sudah membuatku setegar ini…jika bukan karna luka yang kau berikan aku tak akan sekuat ini.. “ 
  • Stumble This
  • Fav This With Technorati
  • Add To Del.icio.us
  • Digg This
  • Add To Facebook
  • Add To Yahoo

0 komentar:

Posting Komentar