skip to main |
skip to sidebar

pada sentuhmu kulihat malam terendam dan bintang-bintang lumpuh seperti kenangan yang tertatih merangkak di antara gemetar jari. pada sentuhmu sebuah episode terlintas membawa adegan-adegan bisu yang tak pernah ingin kau rampungkan. biarkan dingin dinding ini di antara kita. biarkan dingin dinding ini di antara kita, katamu.
pada sentuhmu ada serpihan waktu yang tak terpelihara. aku membacanya sebagai daftar pustaka dari mana saja kau menerima kiriman luka. biarkan aku mencintaimu. biarkan aku mencintaimu, kataku.
tapi dingin dinding ini di antara kita
dingin dinding ini di antara kita
biarkan saja, katamu
biarkan saja
0 komentar:
Posting Komentar