
SKeptic ...Skeptic skeptic... Salah satu sebutan yang akhir akhir ini sering banged terngiang di telinga saya... penasaran dengan isitalh itu, mencoba untuk menelaahnya lebih lanjut... mari kita simak perlahan definisinya dahulu :
Skeptisisme atau mempertanyakan, ketidakpercayaan (Yunani: 'σκέπτομαι' skeptomai, dalam penggunaan umumnya adalah untuk melihat sekitar, untuk mempertimbangkan; jika dilihat dari kata perbedaan ejaan kata) merujuk kepada:
- suatu sikap keraguan atau disposisi untuk keraguan baik secara umum atau menuju objek tertentu;
- doktrin yang benar ilmu pengetahuan atau terdapat di wilayah tertentu belum pasti; atau
- metode ditangguhkan pertimbangan, keraguan sistematis, atau kritik yang karakteristik skeptis (Merriam-Webster).
Dalam filsafat, mempertanyakan adalah merujuk lebih bermakna khusus untuk suatu atau dari beberapa sudut pandang. Termasuk sudut pandang tentang:
- sebuah pertanyaan,
- metode mendapatkan pengetahuan melalui keraguan sistematis dan terus menerus pengujian,
- kesembarangan, relativitas, atau subyektivitas dari nilai-nilai moral,
- keterbatasan pengetahuan,
- metode intelektual kehati-hatian dan pertimbangan yang ditangguhkan.
Dalam filsafat klasik, mempertanyakan merujuk kepada ajaran traits mengenai "Skeptikoi",, Dalam ilmu filsafat dari yang dikatakan bahwa mereka "tidak menyatakan apa-apa selain pandangan sendiri saja." (Liddell and Scott) (Liddell and Scott), Dalam hal ini, keraguan filsafati, atau Pyrrhonisme adalah posisi filsafat yang harus menangguhkan satu keputusan dalam penyelidikan.
Dalam agama, mempertanyakan merujuk kepada "keraguan tentang prinsip-prinsip dasar agama (seperti keabadian, pemeliharaan, dan wahyu)." (Merriam–Webster)
Kata mempertanyakan dapat menggambarkan posisi pada sebuah klaim, namun di kalangan lain lebih sering menjelaskan yang menetapkan kekekalan pikiran dan pendekatan untuk menerima atau menolak informasi baru. Individu yang menyatakan memiliki pandangan mempertanyakan sering disebut bersikap skeptis, akan tetapi sering terlupakan apakah sikap secara filsafati mempertanyakan atau ketidakpercayaan secara empiris sebenarnya malahan adalah pernyataan sebuah pengakuan.
Source from : Wikipedia.com
-----------------------------------------------------------------------------
Nah setelah kita mendapatkan definisi dasar dari skeptic ini, mari kita telaah lebih lanjut, tulisan yang saya buat ini merupakan rangkuman dari beberapa sumber terpecaya yang disajikan dengan gaya bahasa yang lebih mudah dipahami lha ya..oleh kite kite..^^
Skeptis merupakan sifat yang mendasar tentang suatu keraguanakan esuatu, mustahil bagi kita seorang manusia bisa mengetahui semua hal di dunia ini.Jadi para kaum skeptis lebih mempertimbangkan bukti konkrit yang bisa melepas anggapan akan keraguan mereka,
Anggapan yang mengakibatkan munculnya skpetisisme adalah menyangkut soal kepastian, kepastian dari suatu objek yang disadari itu apakah benar-benar ada atau hanya sebatas keyakinan. Pengetahuan itu diklaim benar apabila memang benar-benar nyata, karena tidak ada yang dapat diketahui bila kecuali memang hal tersebut memang benar-benar terjadi
Sikap untuk meragukan segala sesuatu tersebut, termasukap yang kita anggap sebagai benar, diharapkan akan memperoleh jawaban yang lebih sempurna lagi
Ada beberapa alasan mengenai kenapa pandangan skeptisisme mempunyai pandangan yang keliru mengenai sesuatu, yaitu:
* Pertama,
Skeptisisme keliru beranggapan bahwa kita tahu sesuatu kita tidak pernah salah. BEnar dan salah adalah kategori untuk menilai ilmu pengetahuan, dan proporsi sesuai dengan kenyataan & keyakinan
* Kedua,
kenyataan selalu menunjukan bahwa hal di dunia ini diciptakan berpasangan yakni Hitam & putih, benar & salah, Berat & ringan. Karna skeptisisme menerima bahwa menerima tidak akan pernah tahu akan sesuatu, jadi semuanya harus diterima sebgai kemungkinan, mereka terkesan sangat idealis, tetapi apabila mereka berusaha memuntahkan argumennya maka akan langsung bisa dipatahkan dengan argumen layakna konsep hal berpasnagan tersebut,
dst.
* Ketiga,
Kaum skeptis Yang radikal akan melahirkan berbagai kontradiksi. karan mereka meyakini bahwa " semua keyakinan perlu diragukan " dan JANGAN DIANGGAP SERIUS. Karna keyakinan adalah sikap mental seseorang yang disadari dan terjadi namun apa yang disadarinya dapat terbukti atau hanya bualan semata.
Jeleknya dari sifat kaum skeptis ini adalah Sbb :
* Pertama,
mengenai masalah EKSISTENSIALISME, apakah manusia yakin mengetahui kebenaran tentang keberadaan mereka di dunia ini, Atau bagaimana dengan keterlibatan tuhan dalam proses substansi kehidupan ini. Kita meyakini ap yang ada di dunia ini padahal sebenarnya masih banyak yang belum kita ketahui
* Kedua,
Kejeklekan dari sifat orang skeptis ini adalah tidak lepas dari soal pribadi individu, yang tidak ada hubungannya dengan ilmu pengetahuan. Contoh :
- Banyak mahasiswa yang sudah skeptis duluan terhada soal ujian..( mungkin gw yang masuk kategori ini kalee yah..) xp
-- atauuu masalah CINTA!!! yang kadang suka kurang yakin terhadap perasaan si pasangan. perasaan Paranoia akan pembuktian cinta tersebut, padahal kalo gak ditemukan jawaban akan kepastian tersebut, maka kita gak akan pernah tahuu lho..??!! Iya gak..?? :D








0 komentar:
Posting Komentar